Hari ini saya baca pengumuman ujian Orari di sebuah ORDA baik untuk anggota baru maupun untuk naik tingkat. Membaca persyaratannya terasa sangat rumit dibanding dengan ujian FCC / FCC Exam yang pernah saya ikuti beberapa waktu yang lalu.
FCC exam jauh sekali lebih sederhana dari ujian Orari. Tawaran FCC exam datang dari Volunteer Examiner (VE) yang saya kenal dari Facebook. Syarat mengikuti hanyalah membayar 15 USD dan mempunyai alamat surat menyurat di USA, itu saja. Sudah barang tentu saya harus belajar soal-soal ujian FCC. Untungnya bank soal ujian FCC banyak tersedia di internet.
Sebenarnya tawaran untuk ikut FCC exam sudah lama saya dapatkan, namun karena belum semua soal saya pelajari maka saya baru bisa mengikuti baru pada akhir tahun 2014. Akhirnya setelah bank soal untuk semua tingkat sudah saya terbaca, barulah saya berani menghadiri FCC exam.
FCC exam memungkinkan seseorang mengikuti ujian untuk tiga tingkat sekaligus dengan sekali bayar. Syaratnya semua level dibawahnya harus lulus untuk mengikuti ujian level berikutnya dihari itu juga. Untuk peserta baru maka dia harus mengikuti ujian Technician class sebagai level terendah, mungkin selevel dengan Siaga di ORARI, bedanya semua soal disajikan dalam bahasa inggris. Nah, setelah lulus dari Technician class, peserta boleh melanjutkan mengikuti ujian General class tanpa harus bayar lagi. Bila di General class peserta juga lulus, maka dia berhak mengikuti ujian level tertinggi yaitu Extra class tanpa harus bayar lagi. Disinilah enaknya, sekali bayar 15 USD bisa pulang dengan membawa lisensi tertinggi setara YB di Orari.
Untuk semua level, apabila peserta tidak lulus, dia berhak mengulang lagi dengan syarat membayar lagi 15 USD. Tidak ada batas jumlah pengulangan selama peserta masih sanggup membayarnya dihari itu juga.
Kebetulan pada waktu FCC exam saya bisa melalui semua level tanpa harus mengulang. Di hari itu saya pulang langsung membawa CSCE / Certificates of Successful Completion of Examination untuk Extra class, semacam SKKAR di ORARI. Enaknya lagi, dalam satu minggu maka callsign akan segera dikeluarkan. Lisensi yang dikeluarkan oleh FCC akan berlaku selama 10 tahun.
Sekarang saya mempunyai callsign Extra Class K2MDU yang sayangnya tidak bisa digunakan di wilayah Indonesia. Namun karena dari awal niat saya hanya sekedar menguji kompetensi pribadi di bidang amatir radio maka hal ini tidak menjadi masalah. Minimal saya tahu aturan umum amatir radio yang berlaku global.
Senin, 16 Februari 2015
Jumat, 09 Januari 2015
TQSL on the second computer
Laptop yang selama ini menjadi andalan untuk kegiatan QSO akhirnya mendekati ajalnya. Usaha untuk menyelamatkannya belum membuahkan hasil. Beruntung semua log sudah ter-upload ke LoTW, eQSL, HRDlog dan QRZ.com.
Untuk melanjutkan kegiatan, mau tidak mau harus menggunakan Laptop yang lain. Beruntung sudah ada jaringan internet dengan kecepatan yang cukup lumayan. Mulailah satu-persatu aplikasi untuk kegiatan QSO dan logging terdownload. Sampailah pada TQSL yang berfungsi untuk mengupload log ke Server LoTW, berbekal pengalaman menggunakan 3 sertifikat untuk 3 callsign yang berbeda maka dengan penuh keyakinan mengirim request certificate for new callsign, walaupun sebenarnya callsignnya masih yang lama.
Harusnya dalam waktu yang tidak terlalu lama akan masuk email berisi file sertifikat TQ6. Sehari dua hari belum juga dapat email, help desk jadi andalan. Jawabnya sangat panjang dari mulai penjelasan bahwa belum ada request yang masuk sampai dengan cara menginstal TQSL. Akhirnya TQ5 diupload lagi, masih kurang puas upload juga lewat sitenya LoTW.
Ting-tong, notifikasi email berbunyi, TQ6 yang ditunggu akhirnya datang, double klik langsung terinstal pada TQSL. Seluruh log dengan lancar ter-upload pada Server LoTW.
Sabtu, 03 Januari 2015
OmniRig dan MixW
Kemarin saya membuat jadwal untuk QSO dengan amatir radio Argentina LU1FAM untuk mencoba JT65 di 10 meter band. Beberapa minggu yang lalu kami sudah berhasil melakukan kontak dengan mode RTTY di 10 meter.
Hari ini pagi-pagi sekali kubuka FB, dia sudah OL, kukirim message bahwa aku sudah siap di 28.076 USB, frekuensi khusus untuk JT65. Ternyata dia malah lagi asyik ikut ARRL Roundup Contest. Ooo... ternyata ada kontes, pengin ikut tapi laptop belum siap, dari kemarin N1MM dan MixW tidak bisa terhubung ke IC-7410. Sebenarnya N1MM sudah bisa membaca frekuensi tapi beberapa menit pasti terputus. Berkali-kali coba update driver USB tapi masih belum berhasil.
Akhirnya aku pinjam laptop anakku, ku install MixW dan OmniRig. Pakai OmniRig karena di MixW belum ada IC-7410 pada daftar CAT. Tiba saatnya mencoba, hasilnya... frekuensi belum juga terbaca. Coba ganti port, jalanin client.exe untuk menguji OmniRig, restart berkali-kali, hasilnya nihil.
Berikutnya kucoba install HRD, download lebih dari 90MB. Konek ke IC-7410 lancar-lancar saja. Aneh, kenapa OmniRig masih belum bisa terhubung ke radio.
Satu hal yang belum kulakukan, shutdown komputer, barangkali dengan cara ini membuahkan hasil. Alhamdulillah ternyata setelah shutdown kemudian start, tiba-tiba OmniRig bisa membaca Frequency IC-7410. Jadi ikut ARRL Roundup Contest jadinya.
Selasa, 23 Desember 2014
Tulisan pertama
Saya berusaha mencari kata pertama yang cocok untuk diketik. Akhirnya ketemu, kata pertama itu adalah "saya". Alamat blog ini diawali dengan kombinasi huruf dan angka, YC2MDU. Sebagian orang sudah tahu apa maksudnya, dan pasti lebih banyak yang tidak tahu.
YC2MDU adalah nama panggilan atau call sign dalam dunia amatir radio atau radio amatir. Amatir bisa berarti non profesional, bukan dimaksudkan untuk mencari uang atau nafkah, atau hanya untuk hiburan saja. Sedangkan Radio bisa diartikan radiasi (transmisi/pengiriman wireless/tanpa kawat/konduktor) dari sinyal elektromagnetik melalui atmosfir atau ruang bebas.
YC menunjukkan tingkat kecakapan anggota ORARI pada tingkat penggalang, satu tingkat di atas Siaga (YD) dan satu tingkat di bawah penegak (YB).
YC2MDU adalah nama panggilan atau call sign dalam dunia amatir radio atau radio amatir. Amatir bisa berarti non profesional, bukan dimaksudkan untuk mencari uang atau nafkah, atau hanya untuk hiburan saja. Sedangkan Radio bisa diartikan radiasi (transmisi/pengiriman wireless/tanpa kawat/konduktor) dari sinyal elektromagnetik melalui atmosfir atau ruang bebas.
YC menunjukkan tingkat kecakapan anggota ORARI pada tingkat penggalang, satu tingkat di atas Siaga (YD) dan satu tingkat di bawah penegak (YB).
Langganan:
Postingan (Atom)